Munggung, Senin 27 Oktober 2025 — MI Ma’arif 1 Munggung melaksanakan kegiatan rutin upacara bendera di halaman madrasah. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan tertib, diikuti oleh seluruh dewan guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik dari kelas I hingga kelas VI.
Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak Agus Syaikhoni, Kepala MI Ma’arif 1 Munggung menyampaikan amanat yang berisi pesan moral penting mengenai dua sikap utama yang harus dimiliki setiap santri, yakni shalih dan bermanfaat. Dalam amanat tersebut, pembina upacara mengutip pesan dari almarhum KH. Sahal Mahfudz, Rois ‘Amm PBNU pada masanya, yang pernah menyampaikan dawuh (nasihat), “Menjadi baik itu mudah, dengan hanya diam maka yang tampak adalah kebaikan. Yang sulit adalah menjadi bermanfaat, karena itu butuh perjuangan.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah agar senantiasa memperbaiki diri sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar. “Sebagai santri, kita harus bertanggung jawab terhadap ketertiban, kerapian, dan kebersihan diri sendiri. Namun demikian, kita juga perlu memperhatikan ketertiban, kerapian, dan kebersihan lingkungan madrasah kita,” tutur pembina upacara dalam amanatnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa salah satu bentuk nyata dari sikap bermanfaat adalah dengan menumbuhkan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan, khususnya dalam hal pengelolaan sampah. Santri diharapkan memiliki kepedulian untuk menjaga kebersihan lingkungan madrasah, termasuk dengan memungut dan membersihkan sampah di sekitar meskipun bukan miliknya sendiri. Tindakan sederhana tersebut merupakan wujud nyata dari sikap bisa memberi manfaat bagi orang lain.
Kegiatan upacara ditutup dengan pembacaan doa bersama. Dengan tersampaikannya pesan moral tersebut, diharapkan seluruh peserta didik MI Ma’arif 1 Munggung dapat meneladani nilai-nilai kebaikan yang disampaikan, serta menjadi pribadi yang shalih dalam perilaku dan bermanfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.